Minggu, 03 Mei 2026

Selah! Masuki Pit Stopmu!

 Siang ini dalam ibadah kingdom family service, saya mendapatkan impresi tentang bagaimana ada balapan F1, dan beberapa mobil masuk ke pit stop. Pit stop sendiri adalah istilah yang sering berkaitan erat dengan balapan mobil/motot, yang berarti berhenti sejenak untuk melakukan perbaikan, pengisian, atau persiapan sebelum melanjutkan perjalanan atau aktivitas. 

Cukup menarik kalau kita berbicara tentang balapan Formula 1, tentu catatan waktu akan sangat berpengaruh, saya sendiri belum pernah melihat secara langsung pertandingan F1 tetapi berdasarkan data kecepatan mobil F1 bisa mendapat 350-370 km/jam! Bukankah itu hal yang sangat luar biasa, jadi sedikit kesalahan saja bisa menyebabkan bukan hanya kegagalan menjadi juara tetapi bahkan gagal mencapai garis finish! 

Dalam Yesaya 58:11-12 (TB) dituliskan

"TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan. 

Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan "yang memperbaiki tembok yang tembus", "yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni". 


Menarik sekali Paulus mengajarkan tentang pertandingan iman kepada Timotius dalam 1 Timotius 6:12, bahkan diakhir hidup Paulus sendiri memberikan pesan kepada Timotius sebagai anak rohaninya bahwa dia telah mencapai garis akhir pertandingan imannya (2 Timotius 4:7). Penulis surat Ibrani juga sempat memberikan penjelasan tentang perlombaan iman yang sudah diwajibkan bagi kita untuk kita jalani (Ibrani 12:1).

Tentu perlombaan atau pertandingan iman ini bukan tentang siapa dahulu sampai tetapi saya percaya ini berhubungan banyak tentang menjalani mandat ilahi yang sudah ditentukan bagi kita, dan ini bukan hal yang mudah. Dalam menjalani dan menyelesaikan panggilan ilahi ini dibutuhkan fokus, kesetiaan, kekuatan, hikmat dll. 

Untuk itulah terkadang kita harus melakukan "istirahat" Dalam bahasa lain digunakan kata "selah". Dan tiba2 siang ini Tuhan mengingatkan dengan kata " Pit stop".

Saya mencoba mencari tahu apa saja yang dilakukan ketika mobil balap memasuki pit stop, berapa lama masuk di tempat ini dll. 

Dalam dunia balap seperti Formula 1, pit stop adalah momen ketika mobil masuk ke pit lane untuk:

Ganti ban, isi bahan bakar (di beberapa jenis balapan),  Perbaikan cepat, Penyesuaian strategi. Dan ini Biasanya dilakukan sangat cepat (bahkan bisa di bawah 3 detik di F1 modern).

Saya percaya dalam hidup kita kita perlu memasuki "pit stop" Kita karena pit stop berarti:

Istirahat sejenak, Evaluasi diri, dan juga Memulihkan tenaga (fisik, mental, rohani). 

Memasuki "pit stop" Pit stop bukan tanda berhenti selamanya—justru: Supaya kita lebih kuat saat melanjutkan perjalanan, Supaya arah kita tetap benar dan Supaya kita tidak “rusak di tengah jalan”

Dalam Yesaya 58:11-12, menarik karena Tuhan justru memperbarui kekuatan kita dan memuaskan hati kita di tanah yang kering. Aneh sekali di tanah yang kita pikir kering gersang malah Tuhan akan memperbarui dan memuaskan hati kita, Tuhan sedang mengajari bahwa Dia adalah Allah segala musim dalam hidup kita, di titik yang kita anggap kering sekalipun Dia mampu dan mau menguatkan dan memuaskan kita! Berhenti sejenak dan ingat serta alami kebaikan Tuhan! Itulah kekuatan sejati! 

Karena diayat 12 Yesaya berkata kita akan membangun reruntuhan yang sudah Berabad-abad, melanjutkan apa yang banyak pendahulu-pendahuli sudah buat dasarnya, serta memperbaiki tembok dan jalan supaya bisa dihuni kembali! Ini bukanlah pekerjaan yang mudah, bahkan seperti mustahil karena seperti penggenapan semua mimpi dan janji Tuhan pada generasi sebelumnya! tetapi puji Tuhan! Dia sudah mendahuluinya dengan perkataan memuaskan hati dan memberikan kekuatan baru! 

Jadi dalam beberapa waktu kedepan mari ambil waktu untuk "selah" Dan memasuki "pit stop" Kita masing-masing sebelum melanjutkan dan menyelesaikan kembali perlombaan dan pertandingan iman kita! Saya berdoa kita terus dalam hubungan yang dalam bersama dengan Bapa sehingga kekuatan, pemulihan dan hikmat Tuhan terus ada dalam hidup kita! 

God bless you all! 

With love, Priambodo Adi (Kingdom Family Network)