Rabu, 25 Februari 2015

memelihara panggilan

2 Petrus 1 : 10-11
"karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh.."

Kita perlu menjaga dan memelihara baik-baik panggilan yang diberikan Tuhan kepada kita. Kenapa kita harus menjaga panggilan kita? Mari kita lihat apa yang terjadi pada istri Lot, karena tidak menjaga panggilan dan kesempatan yang di berikan padanya, namanya dicoret dari hadapan Allah, yang seharusnya dia selamat tapi dia mati binasa. Pegang dan pelihara apa yang sudah Tuhan janjikan dan beri dalam hidup kita. Setiap hari pelihara dengan cara belajar FirmanNya, dan melakukan apa yang Tuhan perintahkan pada kita. Jangan terintimidasi, dengan apa yang terjadi dalam hidup kita, tantangan, himpitan hidup, kebutuhan dan hal-hal yang terjadi dalam hidup kita. Jangan sampai ketika kita seharusnya bisa diangkat Tuhan untuk suatu hal, maka hal itu tidak terjadi dikarenakan kita tidak percaya, atau luntur kepercayaan kita pada Tuhan dan panggilan Tuhan untuk kita.

Mari setia menjaga panggilan hidup kita, mungkin engkau ditempatkan Tuhan dibidang Rohani, atau mungkin di bidang kesehatan, pendidikan, social, pemerintahan, maka pelihara itu, tetap setia dengan proses yang diberikan Tuhan pada engkau. seandainya banyak tugas, atau pekerjaan untuk itu, nikmati saja, Tuhan yang akan beri kita kemampuan dan kekuatan untuk melewati itu, hingga kita pada akhirnya nanti mencapai apa yang Tuhan taruh dalam hidup kita. Tetap Setia saja.
Masalah boleh ada, tapi ingat Yesus yang ada dalam diri kita lebih besar! Setia dan tekun saja, haleluya!

Selamat memelihara iman dan panggilan hidup kita, don’t give up!! Gbu  ( PR )

Apakah panggilan hidup yang Tuhan taruh dalam hidupmu?
Adakah sesuatu yang menghambat?

Panggilan hidup harus kita pertahankan apapun yang terjadi, jika tidak, kita akan seperti Yunus, pergi ke tempat yang tidak Tuhan suruh..

Selasa, 24 Februari 2015

Menghirup Roh Allah

baca: Filipi 4 : 4-8

"Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.." (Filipi 4 : 7)

Apa yang terjadi pada hp ketika baterai yang menjadi sumber energy hp tersebut habis? Maka hp itu tidak dapat dioperasikan dan digunakan lagi. Dalam kurun waktu tertentu apabila hp tersebut tidak segera di-charge maka baterai hp tersebut akan beku. Untuk dapat mengaktifkan/menggunakan hp itu lagi, harus dengan cara dikejut dulu. Yakni pemberian aliran listrik dengan tegangan di atas charger normal dahulu , baru hp tersebut dapat dipergunakan lagi. Maka dari itu baterai sebuah hp apabila telah kehabisan energi, hendaknya cepat di-charge, supaya hp tersebut dapat digunakan kembali.

Demikian juga hidup kita, sewaktu banyak hal terjadi dalam hidup kita baik itu sesuatu yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan, kita merasa capek dan kurang semangat  baik Rohani, maupun jasmani, ketakutan, kebimbangan menghampiri kita, maka kita perlu mendekat pada sumber energy kita. Maka kita akan mendapat kekuatan, keberanian untuk melangkah, menentukan sikap kita terhadap satu pilihan. Saat kita berdoa, kita sedang berhadapan dengan Allah yang berkuasa, pencipta alam semesta, pembuat mukjizat, Tidak pernah membuat kesalahan, tidak pernah gagal, kita sedang menghirup RohNya, jadi saat kita berhadapan denganNya, apakah kita tetap khawatir? Firman Tuhan hari ini berbicara tentang bagaimana Tuhan mengajar kita untuk tetap bersukacita, tenang menghadapi segala sesuatu. Bukan pada Tuhan kita berkata bahwa ada masalah yang besar dihadapan kita, tapi pada masalah kita dapat berkata bahwa kita mempunyai Tuhan Allah yang besar yang bisa mengatasi masalah kita! Maka dari itu paulus berkata Bersukacitalah!
Selamat menghirup Roh Allah dan menghembuskan kekhawatiran kita.. Haleluya! GBU ( PR )

Apakah yang sedang menghimpit saudara saat ini?
Seberapa besar keyakinan kita akan Dia?

selamat menghirup Roh Allah dan menghembuskan kekhawatiran kita!
GBU :)

(PR)

tawanan roh?


"Tetapi sekarang sebagai tawanan Roh aku pergi ke Yerusalem dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi atas diriku di situ.." (KPR 20:22)

kita yang menuntut Tuhan taat pada kita, atau kita tunduk pada kehendakNya?
tanpa sadar seringkali kita diajar utk memaksakan kehdnak Tuhan dalam hidup kita, banyak hamba Tuhan dan gereja2 mengajarkan utk tdak henti2 nya berdoa, bahwa mujizat pasti terjadi..bahwa keputusan Tuhan kita bs ubah dengan berdoa sungguh2, seperti elia meminta hujan, dll..
hari ini kita belajar tentang sesuatu yang luar biasa yang diajarkabn pleh rasul Paulus bagaimana dia,
Paulus dalam kisah ini, mengatakan bahwa dia adlah tawanan roh..

jemaat orang2 efesus yang mengasihi paulus tahu bahwa dia akan dianiaya, maka melarang paulus utk ke roma.. tapi paulus berkata bahwa dia adalah tawanan roh, tdk punya hak lagi menolak kehendak Allah..
disini kita belajar utk menyerahkan hak kita kepada Tuhan.. bukankah Dia telah menebus kita dengan darahNya yang mahal? bukankah kita adalah umat kepunyaanNya?

"Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!" (1 korintus 6:20) jadi kita sudah tidak punya hak lagi sesungguhnya atas hidup kita, tapi karena sayangnya Tuhan pada kita, maka kita mempunyai "freewill" utk menentukan keputusan kita mengikut Dia..
seorang Bapak akan bersukacita ketika anaknya taat kepadanya bukan karena takut atau segan, tapi karena sayang dan hormat..

sampai kita mau kehilangan hak kita atas diri kita, maka kita akan berada pada level yang terus meningkat, promosi Allah, dan semua fasilitas ilahi itu kita dapat, ketika justru kita kehilangan hak kita, dan menghidupkan Yesus dalam hidup kita..

next level = menyerahkan hak!
tdk berhak lagi utk marah, berhenti, malas, dll..


selamat melayani Tuhan dan bangsa ini dengan motivasi yang benar.. Tuhan Yesus memberkati! (PR)

Senin, 16 Februari 2015

kasih persaudaraan

Roma 15:1-3

"Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri" (Roma 15:1)

kenapa Tuhan menciptakan kita utk berdampingan dengan orang-orang di sekitar kita didalam komunitas? kenapa Tuhan tdk membuat kita hidup sendiri dan memelihara kita dgn hal2 supranatural?

hari ini Tuhan mnegajari kita bagaimana kita harus saling mengisi satu dengan yang lain..
ketika manusia belum bertobat mereka cenderung self-oriented (2 timotius 3:1-5) dan tidak memikirkan hal2 yang rohani..
setelah orang bertobat, ada nature baru yang Tuhan beri, sehingga kita seharusnya Jesus-Oriented (Galatia 2:20)
ketika sudah menghidupi Kristus, maka kita akan memikirkan apa yang Yesus lakukan..
apa fokus Yesus? selalu tentang jiwa-jiwa, selalu tentang Kerajaan.. Kingdom-Mindset, People-Oriented!
Paulus mengajari kita utk salaing memperhatian, dan menolong satu dengan yang lain..
ini adalah gaya hidup jemaat mula2.. (KPR 2:41-47)
disaat yg berkelebihan mau menanggung yang berkekurangan, baik dalam hal jasmani maupun rohani, maka kita percaya bahwa Tuhan akan membuat semua berkecukupan seperti yang doa Bapa kami katakan..
yang kuat menanggung yang lemah, banyak arti dari kuat disini, berpengaruh, mahir, mampu, berwenang dll, artinya kita dituntut utk saling memberi, supaya tidak ada yang berkekurangan..

ingat kunci dari semuanya adalah jiwa-jiwa! gereja bukan gedungnya, tapi ORANG nya.. bukan program, tapi kasih, fellowshipnya!
kekristenan adalah hubungan, bukan sekedar agama! hubungan kepada Allah dan sesama (Matius 22:37-40)
LoveGod_LovePeople..

"Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.." (1 Yohanes 3:18)

mari mulai membuka diri terhadap orang lain, dan saling mengasihi..

God cares people!

selamat bertumbuh dalam komunitas dan keluarga dalam Tuhan..

GBU (PR)

Rabu, 17 September 2014

Kemurnian Pengajaran



Beberapa waktu yang lalu ketika saya mengikuti Revival Conference di Surabaya, saat hari kedua, ketika Ps Hanny melakukan AltarCall utk pengkotbah muda, saya maju, dan dilawat Tuhan…
Tuhan berbicara banyak tentang bagaimana Dia mau melakukan Restorasi AltarNya, sekarang ada banyak pengajaran yang tidak benar...
Kenapa jemaat tidak sampai pada panggilannya dan cenderung utk ada di zona nyamannya, karena makanan yang salah! Ketika manusia makan makanan yang salah dan tidak bergizi maka otomatis akan menjadi lemah, bisa sakit bahkan bila sangat akut akan terjadi kematian! Salah makan ini yang membuat banyak manusia rohani loyo, tidak berdaya, keracunan, sakit, bahkan mati!
Bukan niat saya utk menghakimi atau menggurui, tapi yang Tuhan taruh bagaimana jemaat bs seperti ini, tdk ada alasan lain, ketika gembala/pemimpin/pengkotbah tidak mengkotbahkan/mengajarakan  apa yang menjadi isi Hati Tuhan dengan benar, dan digantikan oleh pengajaran2 yang menyukakan hati manusia..

Paulus berkata dalam 1 tesalonika 2:3-6
“ Sebab nasihat kami tidak lahir dari kesesatan atau dari maksud yang tidak murni dan juga tidak disertai tipu daya.  Sebaliknya, karena Allah telah menganggap kami layak untuk mempercayakan Injil kepada kami, karena itulah kami berbicara, bukan untuk menyukakan manusia, melainkan untuk menyukakan Allah yang menguji hati kita. Karena kami tidak pernah bermulut manis — hal itu kamu ketahui — dan tidak pernah mempunyai maksud loba yang tersembunyi — Allah adalah saksi —  juga tidak pernah kami mencari pujian dari manusia, baik dari kamu, maupun dari orang-orang lain, sekalipun kami dapat berbuat demikian sebagai rasul-rasul Kristus.”

Seringkali tanpa sadar teologi kemakmuran, hypergrace, sukses dll, menggantikan inti dari salib dan Injil itu sendiri, ini yang menyebabkan makanan bergizi yakni hati Tuhan sendiri tidak sampai pada jemaat..
Sikap jemaat menjadi menganggap remeh kasih karunia, manja, sulit diatur, keras kepala dll..
Kalau kita telusur lebih lanjut, apa motivasi kita dalam melayani Dia? Uang, jabatan, ketenaran, atau apa??
Dibeberapa kasus, orang masuk ke sekolah teologi karena tidak punya uang utk sekolah ke univ yang lain, jadi memilih utk jadi hamba Tuhan, dr pada nganggur, dll, bukankah ini akar dari permasalahan makanan yang tidak bergizi tsb?? Banyak orang kuliah teologi/pendidikan agama karena kepepet, bisa jd PNS (guru), bisa jadi gembala dll !
Bahwa jemaat tidak sampai kepada panggilannya alasan makanan ini hanya salah satu faktornya, tapi sesuatu yang mengacam kemurnian Injil itu sendiri..

Kebohongan yang didengar terus menerus akan terdengar seperti kebenaran (the illusion of truth)

“ Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima..” ( 1 korintus 11:4)
Hati2 tentang pengajaran dan Yesus yang lain yang Paulus katakan pada jemaat Korintus, tanpa sadar karena motivasi dan pengertian yang salah ini akan menimbulkan yesus2 lain, yang membuat org tidak sampai kpd panggilannya..
Mari menjaga setiap pengajaran kita supaya orang bisa melihat dan mengalami Yesus secara utuh, bukan cuma pembuat mukjizat, tapi juga seorang yang menderita memikul salib, bukan hanya setia tapi juga adil (1 yohanes 1:9).. dll
“ Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku. Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu. Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal. “ (2 Timotius 2:8-10)

“ Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik..” (2 Timotius 3:16)
“ Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu. Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu. Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau. Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku..” (Mazmur 119:9-12)


Mari berjalan bersama utk melakukan kehendak Allah, menjaga kemurnian pengajaran..

Yesus Tuhan! GBU (PR)

Senin, 01 September 2014

Belajar Firman 2 ----> Memiliki Pikiran Kristus, Melakukan Kehendak Bapa

Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya : “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya  kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” ( Matius 3:13-15 )
Lalu Yesus melarang murid-muridNya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias.. (Matius16:20)
Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping, dan menegor Dia, katanya: “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau.” ( Matius 16:21-23)

Terkadang Tuhan memang tidak ijinkan kita mengetahui lebih dari yang kita harus tahu, bukan karena Tuhan tidak sayang, tapi ada maksud2 ilahi yang Allah mau  supaya terjadi dalam hidup kita..
Tiga kisah yang saya kutip diatas menunjukkan bahwa Yesus tahu benar apa maksud kedatanganNya ke bumi dalam rupa manusia..
Yohanes pembaptis yang luar biasa berani, garang, tanpa takut menentang orang2 yang hidup seenaknya sebagai umat pilihan, ketika diperhadapkan untuk membaptis Yesus, Ia ragu, tapi Nampak bagaimana Yesus HARUS MELAKUKAN KEHENDAK BAPA, dengan RENDAH HATI Ia mau dibaptis oleh Yohanes…

Kisah kedua ketika Yesus sedang bercakap-cakap dengan para murid, sampai satu titik dmana Yesus bertanya kepada Petrus secara pribadi siapa Dia, jawab petrus tepat, seperti yang ROH KUDUS taruh dihatinya.. bahwa Yesus adalah Mesias.. tapi ada yang aneh knapa Yesus tidak mau diketahui bahwa Ia Mesias? Bukankah dengan pengakuanNya bahwa Ia Mesias, maka banyak orang bs menjadi percaya?? Ini yg mengusik hati dan pikiran saya.. hari2 ini baru Tuhan bukakan kenapa ini bs terjadi.. supaya Tuhan Yesus BISA DISALIB ! kalau orang2 tahu bahwa Ia Mesias, maka KEHENDAK BAPA tidak bs tergenapi… wow!

Kisah ketiga dimana Yesus dan para murid yang sedang dalam puncak pelayanan mereka, (dibuktikan dgn mujizat 5000 dan 4000 orang mujizat dihadapan banyak orang mengangkat nama Yesus dan para murid) tiba2 Yesus berbicara Ia harus mati MEMILIH JALAN SALIB, ini membuat pemikiran petrus (yang waktu menjawab siapa Yesus dia tepat mengatakan bahwa IA Mesias) langsung menolak maksud Yesus ini.. respon Yesus hebat, Dia tolak pemikiran petrus (pola pikir Sukses) dengan PIKIRAN ILAHI..
Ternyata kunci dari semuanya adalah melakukan KEHENDAK BAPA !!

Jadi ketika kita sedang dalam persimpangan jalan, tetap rendah hati cari wajah Tuhan, gunakan cara pandang dan pola pikir ILAHI supaya kita dapat sampai kepada apa yang BAPA mau dalam hidup kita…
Jangan paksakan kehendak kita, tapi biar kehendak BAPA yang jadi..
Tidak mudah untuk melangkah dalam hal ini, yakni memilih kehendak BAPA yg lebih sering tidak enak dengan jalan SALIB nya dari pada hidup sukses berlimpah berkat enak2 an..
12 murid minus Yohanes ,mengalami jalan SALIB ini, Paulus, Stefanus, David Livingstone, John Sung, Sadhu Sundar Singh, Kyai Sadrakh, Nomannsen, William Seymour, Billy Graham, Willliam Carey, Mother Theresa dll, telah memilih jalan yg “tidak biasa” ini utk melakukan dan menggenapkan kehendak Bapa..
Bagaimana dgn kita??
Yg terbaik menurut Bapa bukan terbaik utk kita kadang2.. J
Mari melangkah dengan iman karena pengharapan adalah sauh yang kuat, iman membuat kita melihat dan melangkah menembus batas2!
Mari berjuang bersama sampai kita penuh dalam kedewasaan dalam Kristus (efesus 4:14-15)

GBU all! Yesus Tuhan! (PR)

Rabu, 05 Maret 2014

Kurios!

Keluaran 20:3-5 (LAI) “ Jangan ada padamu allah lain dihadapan-Ku ” ; “.. sebab Aku Tuhan, Allahmu, adalah Allah yang cemburu..”
Pada saat bangsa Israel mendapat sepuluh perintah Allah melalui Musa, hukum pertama yang Allah tekankan pada bangsa ini adalah bagaimana bangsa ini jangan menyembah allah lain selain Allah, dengan kata lain Allah menginginkan hanya Dia yang Israel sembah dan kenal.. (Keluaran 20:3-5 BIS), the One and only, satu-satunya! Kurios! Penguasa tunggal!
Seperti yang Paulus gambarkan pada 2 Korintus 11:2-3, Paulus berkata tentang cemburu ilahi, kata ini yang mengusik hati saya beberapa hari ini, karena Tuhan seperti memperlihatkan bagaimana sikap hatiNya terhadap kita, seringkali kita hanya mengerti bahwa Allah mengasihi kita, tapi lebih dalam lagi bagaimana Dia berbicara bahwa Ia Yesus yang memiliki perasaan! Karena Paulus berkata bahwa kita telah dipertunangkan dengan Kristus!

Ketika ada kata cemburu maka ini terjadi karena cinta dan rasa memiliki! Allah yang telah menebus kita, Dia angkat hidup kita dari sampah, orang yang terkutuk, orang terbuang, orang celaka! Tp Dia telah menebus kita (1 Korintus 6:19-20) itu kenapa Dia mau supaya kita hanya, mengenal dan hanya menyembah Dia saja. Bukan berarti Allah pribadi yang kaku, atau saklek, tapi Dia mau supaya kita belajar taat dan setia dengan ketulusan dan kasih sayang padaNya bukan karena terpaksa!
Beberapa hal yang harus kita perhatikan:      

  1. Adakah allah lain (idol) yang (kadang tidak sadar) kita ciptakan untuk kita sembah yang padanya hati kita terpaut, atau lebih mengasihi sesuatu hal lebih dari Allah?? Cth: misal ketika ada pribadi atau sesuatu yang membuat Allah menjadi nomer 2 dsb... pekerjaan, pasangan hidup, orangtua, pendidikan,dll... Apakah berarti kita tidak melakukan apapun selain beribadah dan berdoa?? Tidak! Karena kita dituntut untuk memberi buah ketika kita hidup (filipi 1:22), kita harus memprioritaskan Tuhan lebih dari segalanya, sesuai porsi yang ada, karena Dia Allah yang cemburu!
  2.  Ketaatan yang radikal, membuktikan bahwa kita mengasihi Allah.. bangsa Israel telah mengalami banyak hal bersama dengan Allah, (mata air dipadang gurun, manna, tiang awan dan tiang api dll) mereka mengalami mukjizat demi mukjizat yang spektakuler, tapi ketika Musa dan Yosua pergi ke gunung Allah (Keluaran 32), mereka menyembah lembu emas! Sesuatu yang aneh! Bukankah mereka mengalami banyak bersama dengan Allah?? Jangan-jangan hari ini kita lakukan banyak hal (ibadah,melayani,persembahan,dll) bukan karena kita mengasihi Dia?? Taat dengan sadar itu output dari mengasihi Allah! Cintai Aku apa adanya!

Mari belajar memprioritaskan Allah, dari hal terkecil dihidup kita (Roma 12:1-2), sampai Allah mendapati kita tetap murni dihadapanNya...

GBUJ