Senin, 28 Desember 2020

Ketopong keselamatan, perisai iman!

 Shallom semua keluarga kerajaan dimanapun berada! Maaf baru sempat posting lagi setelah sekian lama, karena ada banyak kejutan yang Tuhan beri untuk saya dan keluarga.. termasuk lahirnya kefas! Haha anak pertama yang Tuhan beri untuk saya dan istri.. deg2 an, bahagia bercampur.. next saya akan tuliskan khusus untuk kesaksian ini.. selama baik sebelum proses melahirkan sampai kefas berusia 20hari sewaktu saya menulis di blog ini..

Saudara2 yang terkasih kemarin minggu tgl 20 desember adalah ibadah terakhir RCC jakarta..
Ada pesan kuat yang Tuhan taruh di dalam hati.. tentang menggunakan ketopong keselamatan dan perisai iman.. keyakinan yg teguh di dalam Tuhan di tengah deru peperangan 2 kerajaan yang terjadi..

Lihat, di dalam
Efesus 6:10-13, 16 (TB)  Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.
Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.
dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,

Paulus sedang mengajari jemaat efesus bagaimana di dalam peperangan yang ada kita tidak sedang melawan yang materiil, yang fisik, yang jasmani, tetapi ada kuasa di belakang itu semua yang harus kita perangi.. saya sengaja highlight yang 10-13, dan ayat 16..
Karena ini yang saya sense kuat Tuhan taruh untuk kita harus mengerti dan kita hidupi terutama untuk beberapa saat ini..

Ayat 10 dalam terjemahan BIMK seperti ini

Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kalian menjadi kuat dengan kekuatan yang kalian dapat dari kuasa Tuhan, karena kalian bersatu dengan Dia.

Sangat menarik, Tuhan taruh yang pertama adalah kekuatan kita untuk menghadapi "musuh" dalam peperangan 2 Kerajaan ini adalah "bersatu" dengan Dia! Intim dengan-Nya! Karena kekuatan kita hanya ada didalam Tuhan! Bukan dengan kepintaran, pengalaman, kekayaan, dan kekuatan kita! Itu semua tidak akan mampu menghadapi yang besar yang sedang dan akan kita hadapi!

Yang selanjutnya, Tuhan taruh di dalam hati saya adalah, kita harus memakai perlengkapan sejata Allah, karena musuh memakai siasat licik, kebohongan, tipu muslihat! Peperangan di hati dan pikiran sangat kuat! Apa yang kita lihat, antara realitas vs kebenaran, fakta vs janji Tuhan, ketakutan kekhawatiran vs keberanian, ketenangan dalam Tuhan! Saya tambahkan dengan satu hal yang kemarin sempat di sharingkan oleh koh Ricky saat ibadah empartasi KFN, dalam tinggal tenang dan bertobat disitu letak kekuatan kita! (Yesaya 30:15)

Dan yang saya soroti adalah tentang ketopong keselamatan (topi perang), dan perisai iman (tameng)..
Tiba2 Tuhan bawa kembali untuk mengingat
Kembali tentang hati Bapa di sorga, tentang keteguhan keselamatan dan kasihNya yang kekal, tidak terbatas, dan unconditional!
Karena seringkali musuh akan membawa kita pada realitas, kenyataan, fakta yang ada.. ini bisa berbicara tentang kondisi kesehatan kita atau sekitar kita, kondisi ekonomi, kondisi hubungan, kondisi pelayanan yang sangat mungkin semua itu sedang tidak baik, dan membuat kita down, membuat kita kecut dan tawar hati! Musuh membawa kita untuk melihat yang salah, supaya iman kita lemah!

Itu kenapa Tuhan ingatkan di beberapa ayat dasar tentang bagaimana Tuhan memandang kita, memperlakukan kita, tentang kasihNya yang besar pada kita!

Roma 5:1-2, 6, 8 (TB)  Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.
Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.
Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah.
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.

Karena iman, kita membuat kita menerima kasih karunia keselamatan itu, ini lah yang dimaksudkan dengan ketopong keselamatan dan perisan iman itu! Tuhan mengasihi kita bukan dimulai ketika kita mengenal Dia, bukan ketika kita melayani Dia, tapi titik mulai Tuhan mengasihi kita bahkan ketika kita masih berdosa! Sangat indah kasih Tuhan! Yang Tuhan taruh di dalam hati adalah, hendaknya kita berdiri teguh diatas dasar ini, bermegah atas Kristus yang mengasihi kita! Ini yang membuat kita teguh menjalani kehidupan, yang membuat kita kuat mengerjakan panggilan Tuhan untuk kita!
Sehingga kita tidak tertipu oleh tipuan "musuh", yang sering berkata kenyataan ga mungkin, kenyataannya memang sakit  kenyataannya memang buruk, dll, yang seringkali membuat kita lemah dan tawar hati!

Lagi,
Roma 5:3-5 (TB)  Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,
dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Justru keadaan tidak baik ini mendewasakan kita, membentuk kita, membuat kita kuat, membuat kita semakin serupa Kristus! Roh Kudus akan menghibur dan menguatkan kita!

Lanjut Tuhan membawa kepada pengenalan akan kasihNya ini di dalam

Roma 5:8-10 (TB)  Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.
Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.
Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!

Roma 8:31-37 (TB)  Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?
Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?
Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka?
Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?
Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan." 
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

Dia yang tidak menyayangkan Anak-Nya untuk diberikan kepada kita, maka Allah akan menolong kita melewati banyak hal berat atas hidup kita! Banyak proses berat mengiring Dia! Apa yang tidak akan diberikan pada kita?!
Tentu ini berbicara tentang keselamatan itu, tapi saya juga mendapat pesan bagaimana ini juga berbicara RahmatNya untuk kita berjalan mengiring Dia!
Keyakinan yang teguh di dalam Tuhan ini yang akan membuat kita tetap sukacita ditengah gelombang dan badai kehidupan kita, kita akan merasakan sukacita Spiritual dari Tuhan ini akan sampai tubuh jasmani kita!
Kita menang bukan karena perbuatan kita, kekuatan kita, tapi karena apa yang Tuhan sudah lakukan untuk kita! Karena Dia Pribadi yang Abadi itu, yang menciptakan semesta itu, yang berjalan bersama kita karena mengasihi kita!
Memang dikatakan di dalam ayat 36, kita ada dalam bahaya maut sepanjang hari, tapi dikatakan lagi bahwa kita lebih dari pemenang karena Tuhan sudah menyelesaikan peperangan, dengan kemenangan! Sedangkan kita masuk dalam tim-Nya! Haleluya!

Roma 8:38-39 (TB)  Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,
atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Saya sangat dikuatkan ketika membaca ini, seperti ada kekuatan, dan sukacita ilahi itu mengalir menembus setiap ketakutan, keraguan, kebingungan, kekhawatiran, kesalahan, kegelapan dalam hidup saya!
Pesan Tuhan ini semoga dapat membuat kita semakin kuat dalam mengerjakan panggilan kita! Pakai ketopong keselamatan kita, pakai perisai iman kita!
Selamat natal 2020 semua keluarga, imanuel!

Kamis, 17 Desember 2020

Jangan mencari pesan, tetapi cari Pribadi Tuhan!

 Shallom saudara2 yg terkasih di dalam Tuhan Yesus, dan juga semua rekan2 sekerja di dalam ladang pelayanan Allah, kiranya damai sejahtera yang melampaui akal itu ada atas kita semua dimanapun kita berada! Haleluya!


Hari ini saya akan sharing tentang bagaimana kita harus lebih ingin bertemu dengan Tuhan, dari pada sekedar hanya mencari pesan, atau pengurapan daripada-Nya!!
Banyak orang selalu pengen mengerti apa yang akan terjadi di masa yang akan datang.. biasanya supaya tahu antisipasinya, baik itu hal yang akan datang ini positif maupun negatif.. tahu bagaimana harus bersikap yang terbaik..
Baru saja ketika saya pulang dari sekolah teologi saya malam ini, setibanya saya di rumah, saya langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri (tentu, karena ini masa pandemi, hehe) tiba2 Roh kudus seperti ingat kan, supaya jangan saya (kita) hanya ingin mencari petunjuk, arahan atau pesan dan pengurapan saja ketika kita berdoa..

Firman Tuhan ingatkan pada

Yohanes 16:13 (TB)  Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. 


Pada ayat ini Tuhan Yesus memberikan penghiburan akan datangnya Penolong buat kita, Pribadi itu akan memberitahukan kepada kita apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang, tetapi didahuluinya kalimat pernyataan ini dengan suatu ajakan untuk kita taat kepada Penolong ini, dengan hidup dalam kebenaran yang diarahkan oleh-Nya!
Kata memimpin ini dalam bahasa aslinya adalah "Hodegeo" yang bisa berarti menjadi guru untuk mengajari kita jalan yang harus kita tempuh.. saya percaya bahwa Tuhan menebus kita dari dosa bukannya untuk memberikan "Sorga" itu saja kepada kita yang percaya pada-Nya, tetapi lebih dari pada itu, Allah Rindu memulihkan hubungan kita dengan Dia!

Yohanes 15:13-16 (TB)  Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.
Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

Disini ditegaskan benar bahwa Tuhan ingin kita menjadi sahabat-Nya! Itu kenapa pesan diberikan kepada kita, rahasia-rahasia itu diceritakan pada kita, bahkan seperti seorang sahabat!
Kemarin rabu 16 desember 2020, keluarga kita (Kingdom Family Network) mengadakan rosh chodesh, kita percaya di bulan baru ini (bulan Dan) "adalah waktu penting bulan kesepuluh, dimana kita memasuki "musim dingin" tapi disaat yang bersamaan puncak-puncak gunung akan kelihatan, dan memulai kembali masa 40 hari musim "masa persidangan" dimana Tuhan mau memutuskan dan melakukan agenda-agenda Ilahi."

Justru disaat musim dingin inilah saya menangkap, merasa, Tuhan akan memberitahukan kepada kita banyak rahasia-rahasia, blueprint ilahi untuk bangsa ini bahkan bangsa-bangsa! Seakan-akan Dia akan menceritakan isi hati-Nya kepada kita yang Dia cintai!

Itu kenapa saya mengajak kita semua, untuk merendahkan diri, membuka mata, hati, telinga kita lebar-lebar, untuk bisa mendengarkan isi hati Tuhan tentang masa yang akan datang, bukan sebagai orang yang mencari pesan dan pengurapan saja! Tetapi lebih dalam secara hubungan dengan Tuhan! Dari hati kepada hati! Seperti Bapa dan anak! Seperti sahabat dengan sahabat!

Mari sebelum kita menutup tahun 2020 ini, kita memasuki hubungan yang lebih intim dengan Dia yang adalah Bapa, Sahabat, dan Raja kita! Haleluya!
Semoga ini bisa memberkati kita semua, membawa kita lebih kuat untuk mengakhiri 2020 tahun yang penuh dengan kejutan ini!
Gbu all!

Salam penuh dengan kasih, Priambodo Adi 

Rabu, 02 Desember 2020

Tidak ada yang tidak penting!

Shallom keluarga Kerajaan Allah dimanapu  berada! Puji nama Tuhan kita dapat bertemu, walaupun tidak langsung bertatap muka, tapi melalui media ini! Kasih Allah kiranya ada atas kita semua! Biar anugerahNya dicurahkan melimpah atas kita! Haleluya!
Hari ini saya akan berbagi di dalam

"Aku meminta perhatianmu terhadap Febe, saudari kita yang melayani jemaat di Kengkrea,
supaya kamu menyambut dia dalam Tuhan, sebagaimana seharusnya bagi orang-orang kudus, dan berikanlah kepadanya bantuan bila diperlukannya. Sebab ia sendiri telah memberikan bantuan kepada banyak orang, juga kepadaku sendiri.
Sampaikan salam kepada Priskila dan Akwila, teman-teman sekerjaku dalam Kristus Yesus. Mereka telah mempertaruhkan nyawanya untuk hidupku. Kepada mereka bukan aku saja yang berterima kasih, tetapi juga semua jemaat bukan Yahudi.
Salam juga kepada jemaat di rumah mereka. Salam kepada Epenetus, saudara yang kukasihi, yang adalah buah pertama dari daerah Asia untuk Kristus.
Salam kepada Maria, yang telah bekerja keras untuk kamu. 
Salam kepada Andronikus dan Yunias, saudara-saudaraku sebangsa, yang pernah dipenjarakan bersama-sama dengan aku, yaitu orang-orang yang terpandang di antara para rasul dan yang telah menjadi Kristen sebelum aku.
Salam kepada Ampliatus yang kukasihi dalam Tuhan. 
Salam kepada Urbanus, teman sekerja kami dalam Kristus, dan salam kepada Stakhis, yang kukasihi. Salam kepada Apeles, yang telah tahan uji dalam Kristus. Salam kepada mereka, yang termasuk isi rumah Aristobulus.
Salam kepada Herodion, temanku sebangsa. Salam kepada mereka yang termasuk isi rumah Narkisus, yang ada dalam Tuhan.
Salam kepada Trifena dan Trifosa, yang bekerja membanting tulang dalam pelayanan Tuhan. Salam kepada Persis, yang kukasihi, yang telah bekerja membanting tulang dalam pelayanan Tuhan.
Salam kepada Rufus, orang pilihan dalam Tuhan, dan salam kepada ibunya, yang bagiku adalah juga ibu.  
Salam kepada Asinkritus, Flegon, Hermes, Patrobas, Hermas dan saudara-saudara yang bersama-sama dengan mereka.
Salam kepada Filologus, dan Yulia, Nereus dan saudaranya perempuan, dan Olimpas, dan juga kepada segala orang kudus yang bersama-sama dengan mereka.
Bersalam-salamlah kamu dengan cium kudus. Salam kepada kamu dari semua jemaat Kristus. 
(Roma 16:1-16)

sebelum era digital begitu booming seperti sekarang, media informasi masih terbatas, salah satu yang sangat hits adalah penggunaan radio. Dan yang paling terkesan pada waktu itu adalah ketika kita (saya) pulang sekolah, maka semua akan mulai mendengarkan siaran yang berisi tentang musik, dan di dalamnya, diantara diputarnya lagu-lagu yang diminta (request) via sms dan telepon, di sana biasanya ada salam-salam, dari siapa kepada siapa, pesannya apa seperti itu. Menurut saya ini adalah sesuatu yang mengasyikan, bahkan dulu salah satu yang sangat ditunggu-tunggu, kenapa karena ada rasa senang ketika nama kita ada di dalam salam itu, karena radio ini didengarkan 1 kota, bahkan bisa sampe kota lain.. haha
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, ketika saya membaca surat paulus ini, terutama di pasal 16, awalnya saya hanya baca sepintas, tetapi tiba-tiba beberapa waktu ini, ayat ini seperti melompat, dan Roh Kudus seperti sedang berbicara sesuatu dengan saya..
Ya! Tentang bagaimana paulus mengakui keberadaan (walaupun saya tahu mungkin orang-orang yang disebut paulus ini tidak begitu memikirkan atau menginginkan hal ini), mengasihi dan memberikan penghormatan kepada orang - orang yang berjuang bersama di dalam Tuhan!
Yang menakjubkan juga adalah, hampir semua nama yang disebutkan oleh paulus selalu ada cerita atau sesuatu yang sudah mereka kerjakan bagi Tuhan dan jemaat yang ada! Wow! Bagaimana mungkin paulus yang memiliki banyak jadwal pelayanan bisa mengingat orang per orang dengan semua perbuatan baiknya, baik untuk Tuhan, dirinya, maupun tugas pelayanan jemaat! Amazing!
Sewaktu saya membaca ini, ada seperti suara yang mengingatkan saya tentang bagaimana sikap saling menghormati, saling mengasihi, saling mengingat kebaikan ini adalah hal yang penting dalam hal membangun Tubuh Kristus, keluarga orang percaya! 

Roma 12:9-13 (TB)  Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. 
Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat. 
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. 
Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! 
Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan! 

Filipi 2:2-4 (TB)  karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,
dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;
dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

Banyak orang (bahkan kadang saya sendiri) , seringkali memandang rekan satu pelayanannya bukan hal yang positif, tetapi yang negatif, kekurangannya, masalahnya dll
Saudara-saudara yang terkasih di dalam Tuhan Yesus, hari ini saya mau mengajak kita semua mari bertobat bersama, dan mulai mengasihi, menghormati orang2 yang telah berjerih lelah bersama (baik dalam satu pelayanan dengan kita ataupun tidak) melayani Tuhan dan jiwa2..
Di tengah pesan ini tiba2 saya diingatkan juga sewaktu saya mendapat impresi dari Tuhan tentang bagaimana Tuhan seperti sedang membuka KK (Kartu keluarga), dimana semua orang yang mau menerima Yesus, mau memberikan diri untuk-Nya bisa masuk di dalamnya! Tinggal kita mau atau tidak! Abraham lincoln pernah berkata bagus sekali, "yang saya khawatirkan bukanlah apakah Tuhan di pihak saya atau tidak, tetapi apakah saya di pihak Tuhan atau tidak, karena Tuhan selalu benar".

Efesus 2:19 (TB)  Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,

Tuhan juga mengingatkan kepada saya melalui roma 16 tadi, tentang bagaimana tidak ada pelayanan yang tidak penting, semua pelayanan diperhitungkan Tuhan, tidak dilupakan, jadi sekecil apapun yang kita kerjakan untuk Tuhan dan jiwa2, itu Tuhan ingat, dan sangat berharga.. paulus saja bisa mengingatnya, sy percaya Tuhan disenangkan dengan apa yg kita kerjakan dengan sepenuh hati..

Jadi mari kita masuk dalam rencana Tuhan, berjalan bersama Dia, selaras dengan kehendak Tuhan dan TubuhNya!
Gbu all!

Rabu, 25 November 2020

Take Your Position!

 Shallom keluarga Tuhan dimanapun berada! Terpujilah Tuhan karena berkat dan kasih Karunia-Nya yang tidak pernah habis2 dalam hidup kita!

Hari ini saya rindu kita belajar Firman dan kehendak Allah yang beberapa waktu lalu sempat saya sharingkan sewaktu ibadah Revival City Church Jakarta..
Tentang bagaimana kita sebagai orang percaya harus berani dan mau mengambil posisi kita dimanapun berada sebagai garam dan terang, sebagai duta2 Kerajaan Allah di dunia!

Saya akan mulai dengan mengingatkan kita, pada Firman Tuhan ini,

Kejadian 3:15 (TB)  Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."

Dan juga di dalam,

Lukas 11:17-18, 20, 23 (TB)  Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan."


Bahwa memang ada peperangan 2 kerajaaan yang selalu ada dimanapun kita berada..
Ketika bicara tentang kingdom, kita harus selalu ingat tentang adanya king (raja/penguasa), dan dominion (wilayah)..
Dan tentu saja Tuhan menginginkan kita dimanapun berada selalu menjadikan Dia kurios, dan mau menjadi alatNya..
Ingat pada saat Tuhan Yesus lahir pun, herodes (raja yudea) merasa terusik, sampai  membunuh semua bayi dibawah 2 tahun di betlehem..
Tentu peperangan rohani ini sudah sangat terasa, termanifestasi sampai adanya tragedi pembunuhan bayi2 ini..
Ada seorang hamba Tuhan yg pernah mendapat penglihatan, bahwa orang yg tidak didalam Tuhan sangat bisa untuk ditunggangi "musuh", sehingga bisa  mengambil keputusan yg membawa orang banyak pada hal yg merusak..

Ingat firman Tuhan didalam

Yohanes 10:10 (TB)  Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Juga di dalam,

Matius 12:43-45 (TB)  "Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya.
Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapi teratur.
Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan yang jahat ini."

Jadi, apabila musuh mengambil tempat yang strategis, yang memiliki kekuasaan untuk menentukan sebuah kebijakan, maka bisa membuat kerusakan, kehancuran atau menghambat pekerjaan Tuhan..
Itu kenapa firman Tuhan di dalam

Roma 8:19-22 (TB)  Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.
Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya,
tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.
Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.

Banyak orang sedang menantikan kita! Saya sangat diberkati beberapa waktu lalu di sebuah zoom.meeting dengan keluarga AHA, dengan keluarga dari india, vietnam, pakistan dll, salah seorang hamba Tuhan yang juga menjadi pembicara berkata bahwa, kita adalah anugerah Tuhan untuk orang2 disekitar kita! Ya saya percaya akan hal ini! Banyak orang sedang takluk pada hal yang sia2, kita harus mengambil posisi kita! Bukan hanya secara fisik, misal harus jadi kepala bagian, kepala divisi dll, tapi lebih daripada itu berfungsi sebagai kaki tangan Tuhan disana!
Saya diingatkan Tuhan tentang kisah dimana musa sedang memberitahu bangsa israel sewaktu mereka akan memasuki/menduduki tanah kanaan, tanah perjanjian itu..

Ulangan 11:8-24 (TB)  "Jadi kamu harus berpegang pada seluruh perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya kamu kuat untuk memasuki serta menduduki negeri, ke mana kamu pergi mendudukinya,
dan supaya lanjut umurmu di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepada mereka dan kepada keturunan mereka, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.
Sebab negeri, ke mana engkau masuk untuk mendudukinya, bukanlah negeri seperti tanah Mesir, dari mana kamu keluar, yang setelah ditabur dengan benih harus kauairi dengan jerih payah, seakan-akan kebun sayur.
Tetapi negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya, ialah negeri yang bergunung-gunung dan berlembah-lembah, yang mendapat air sebanyak hujan yang turun dari langit;
suatu negeri yang dipelihara oleh TUHAN, Allahmu: mata TUHAN, Allahmu, tetap mengawasinya dari awal sampai akhir tahun.
Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,
maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu,
dan Dia akan memberi rumput di padangmu untuk hewanmu, sehingga engkau dapat makan dan menjadi kenyang.
Hati-hatilah, supaya jangan hatimu terbujuk, sehingga kamu menyimpang dengan beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya.
Jika demikian, maka akan bangkitlah murka TUHAN terhadap kamu dan Ia akan menutup langit, sehingga tidak ada hujan dan tanah tidak mengeluarkan hasil, lalu kamu lenyap dengan cepat dari negeri yang baik yang diberikan TUHAN kepadamu.
Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu.
Kamu harus mengajarkannya kepada anak-anakmu dengan membicarakannya, apabila engkau duduk di rumahmu dan apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun;
engkau harus menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu,
supaya panjang umurmu dan umur anak-anakmu di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepada mereka, selama ada langit di atas bumi.
Sebab jika kamu sungguh-sungguh berpegang pada perintah yang kusampaikan kepadamu untuk dilakukan, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan berpaut pada-Nya,
maka TUHAN akan menghalau segala bangsa ini dari hadapanmu, sehingga kamu menduduki daerah bangsa-bangsa yang lebih besar dan lebih kuat dari padamu.
Setiap tempat yang diinjak oleh telapak kakimu, kamulah yang akan memilikinya: mulai dari padang gurun sampai gunung Libanon, dan dari sungai itu, yakni sungai Efrat, sampai laut sebelah barat, akan menjadi daerahmu. 

Musa mengajari bangsa israel yang akan menduduki bagiannya, supaya dengan kuat bisa melakukannya, dengan beberapa hal yang menurut saya tajam di ayat yang 8 ..

Saya coba berikan penekanan
1. Berpegang pada seluruh perintah Allah

Berpegang kepada seluruh perintah Allah ini, musa sedang mewanti-wanti, atau mengingatkan dengan sense of urgency yang kuat, bahwa bangsa israel harus tidak memberikan kesempatan untuk membuka celah!
Lihat pada firman Tuhan di

Filipi 2:14-15 (TB)  Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,

Tuhan mengingatkan, supaya kita menutup setiap celah! Supaya tidak ada kesempatan musuh untuk menyerang kita.. kita sedang membangun diatas dasar yang teguh, ketika kita membangunnya diatas dasar takut akan Tuhan, memegang segala perintah-Nya!

2. Pada hari ini, berbicara tentang pewahyuan yang baru! tidak bisa bergantung pada pengalaman yang sudah-sudah atau sudah lama, karena Tuhan selalu memberikan arahan yang baru pada setiap kita supaya kita tepat melangkah sesuai dengan hatiNya!

Lihat di dalam
Amsal 2:4-13 (TB)  jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam,
maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.
Karena TUHANlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian.
Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya,
sambil menjaga jalan keadilan, dan memelihara jalan orang-orang-Nya yang setia.
Maka engkau akan mengerti tentang kebenaran, keadilan, dan kejujuran, bahkan setiap jalan yang baik.
Karena hikmat akan masuk ke dalam hatimu dan pengetahuan akan menyenangkan jiwamu;
kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan menjaga engkau
supaya engkau terlepas dari jalan yang jahat, dari orang yang mengucapkan tipu muslihat,
dari mereka yang meninggalkan jalan yang lurus dan menempuh jalan yang gelap;

Revelation, understanding dan wisdom yang akan didapat melalui pengenalan, dan kehidupan bersama Tuhan ini saya percaya akan membawa kita kuat memasuki tempat yang Tuhan taruh untuk kita mulai duduki!
Di dalam blog selanjutnya saya akan membahas tentang strategi ilahi bagaimana berjalan bersama Dengan Tuhan di tempat2 kita!
Terimakasih, saya berdoa kiranya kita semua ada diposisi yang tepat, dan berfungsi dengan maksimal!

Tuhan Yesus memberkati kita semua!

Senin, 16 November 2020

Bukan bersembunyi, tapi mempersiapkan diri untuk menghadapi!

Shallom semua rekan2 sekerja, orang2 percaya dalam Kristus dimanapun berada! Beberapa minggu ini Tuhan seperti sedang berbicara sesuatu yang penting untuk tubuhNya.. bagaimana kita seharusnya hidup di dalam dunia yang Tuhan ciptakan ini..

Kita baca dulu untuk bisa mengerti..

Kejadian 1:26-28 (TB)  Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Genesis 1:26-28 (KJV)  And God said, Let us make man in our image, after our likeness: and let them have dominion over the fish of the sea, and over the fowl of the air, and over the cattle, and over all the earth, and over every creeping thing that creepeth upon the earth.
So God created man in his own image, in the image of God created he him; male and female created he them.
And God blessed them, and God said unto them, Be fruitful, and multiply, and replenish the earth, and subdue it: and have dominion over the fish of the sea, and over the fowl of the air, and over every living thing that moveth upon the earth.

Kejadian 1:26-28 (JAWA94)  Gusti Allah nuli ngandika, "Ayo Kita padha yasa manungsa, nulad gambar lan pasemon Kita. Manungsa iku ngwasanana iwak-iwak, manuk-manuk, lan sakèhé kéwan ingon-ingon lan kéwan alasan, sing gedhé tekan sing cilik dhéwé pisan."
Gusti Allah nuli yasa manungsa nulad gambar lan pasemoné Piyambak. Enggoné nitahaké manungsa mau lanang lan wadon.
Nuli padha diberkahi, pangandikané, "Padha bebranahana lan tangkar-tumangkara; turunmu padha ngebakana lan ngwasanana bumi. Mengkono uga padha ngwasanana sakèhing iwak, manuk-manuk lan kéwan-kéwan alasan."

Menarik dimana sejak pertama diciptakan Allah memberikan dominion, wilayah kekuasaan bagi adam! Allah ingin manusia berkuasa dan memerintah di bumi, supaya kerajaan Allah termanifestasi di bumi!
Jadi Allah tidak memisahkan manusia dari bumi (alam fisik, nyata, ), bagaimana supranatural dan natural berjalan bersama!
Yang membuat kaget adalah, di mana hari2 ini saya mendapati kita sebagai tubuhNya, alat KerajaanNya, orang percaya, orangNya Tuhan seringkali memisahkan diri dari battle ground, dari tempat yang Allah ingin kita berkuasa atasnya! Bukan berkuasa untuk melakukan sekehendak hati kita, tapi menjadi perpanjangan tangan Allah, menjadi dutaNya di sana! Supaya kehendak Allah terjadi! Supaya keadilan, kebenaran, kesejahteraan dan kasih termanifestasi!

Yesus sendiri jelas berkata,
Lukas 10:2-3 (TB)  Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.

Luke 10:2-3 (KJV)  Therefore said he unto them, The harvest truly is great, but the labourers are few: pray ye therefore the Lord of the harvest, that he would send forth labourers into his harvest.
Go your ways: behold, I send you forth as lambs among wolves.

Lukas 10:2-3 (JAWA94)  Pangandikané Gusti Yésus: "Sing kudu dienèni pancèn akèh, nanging sing derep mung sethithik. Mulané padha nyuwuna marang sing kagungan panèn, kersaa ngutus wong luwih akèh menèh kanggo ngumpulaké panènané.
Padha mangkata. Kowé Dakutus kaya cempé ing satengahé asu ajag.

Seringkali kita sebagai orang percaya berkata bahwa dunia, (dalam hal ini sering termanifestasi secara politik, ekonomi, pendidikan, budaya dll) adalah jahat, kotor dll.. tidak layak untuk orang percaya masuk di dalamnya!
menurut saya ini pandangan yang kurang tepat!

Yesus juga berkata,

Yohanes 17:9-11, 14-19 (TB)  Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu
dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka.
Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.
Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;
dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran.

John 17:9-11, 14-19 (KJV)  I pray for them: I pray not for the world, but for them which thou hast given me; for they are thine.
And all mine are thine, and thine are mine; and I am glorified in them.
And now I am no more in the world, but these are in the world, and I come to thee. Holy Father, keep through thine own name those whom thou hast given me, that they may be one, as we are.
I have given them thy word; and the world hath hated them, because they are not of the world, even as I am not of the world.
I pray not that thou shouldest take them out of the world, but that thou shouldest keep them from the evil.
They are not of the world, even as I am not of the world.
Sanctify them through thy truth: thy word is truth.
As thou hast sent me into the world, even so have I also sent them into the world.
And for their sakes I sanctify myself, that they also might be sanctified through the truth.

Yohanes 17:9-11, 14-19 (JAWA94)  Kawula ndongakaken tiyang-tiyang menika. Kawula mboten ndongakaken jagad. Kawula namung ndedonga kanggé tiyang-tiyang ingkang sampun Paduka paringaken dhateng Kawula kémawon, sebab tiyang-tiyang menika kagungan Paduka.
Menapa ingkang dados gadhahan Kawula, menika ugi kagungan Paduka, lan sedaya kagungan Paduka menika inggih gadhahan Kawula, sarta Kawula sampun kaluhuraken lantaran tiyang-tiyang menika.
Samenika Kawula sowan wonten ing ngarsa Paduka. Kawula badhé mboten wonten ing donya malih, nanging tiyang-tiyang menika taksih wonten ing donya ngriki. Dhuh Rama, ingkang Mahasuci! Tiyang-tiyang peparing Paduka dhateng Kawula menika mugi tetepa wonten ing pangwaos Paduka, inggih menika pangwaos kados ingkang sampun Paduka paringaken dhateng Kawula, supados tiyang-tiyang wau dados setunggal, kados déné Paduka lan Kawula menika setunggal.
Piwulang-piwulang saking Paduka sampun Kawula sukakaken dhateng tiyang-tiyang menika, mila piyambakipun dipun sengiti déning jagad, awit sami sanès tiyangipun jagad, kados déné Kawula inggih sanès tiyangipun jagad.
Kawula mboten nyuwun supados tiyang-tiyang menika Paduka pundhut saking jagad, namung supados Paduka reksa, sampun ngantos piyambakipun dipun kwaosi déning Iblis.
Kawula sanès tiyangipun jagad, mekaten ugi tiyang-tiyang menika inggih sanès tiyangipun jagad.
Tiyang-tiyang menika mugi Paduka sengker dados kagungan Paduka piyambak, srana kayektosan Paduka. Pangandika Paduka menika kayektosan.
Kados déné Paduka sampun ngutus Kawula dhateng ing jagad, kados mekaten ugi Kawula inggih ngutus tiyang-tiyang menika dhateng jagad.
Lan kanggé kepreluanipun tiyang-tiyang menika, Kawula masrahaken badan Kawula dhateng Paduka, supados tiyang menika inggih saèstu enggènipun nucèkaken badanipun kados déné tiyang-tiyang ingkang sampun Paduka sengker kagem Paduka piyambak.

Jadi memang Tuhan mengutus kita ke dunia! Kita adalah alatNya! Tuhan ingin kita memerintah bersama Dia! Tuhan ingin kita bekerjasama dengan Dia! Justrus supaya dunia dapat merasakan Tuhan! Tentu bukan perkara yang mudah, untuk mengejawantahkan kehendak surga atas bumi, tentu bukan tanpa tantangan ketika kita mau berjalan bersama dengan Dia..
Bahkan perkataan Yesus kita "domba diutus di tengah serigala" ini hal yang berat..
Tapi Tuhan berfirman Dia akan melindungi, menyertai kita!
Tapi seringkali gereja dan tubuhNya malah bersikap "seakan tidak ada serigala", atau "tidak usah pergi ke tengah serigala!" 
sebaliknya seharusnya kita, memperlengkapi domba, cara2nya memberikan kisi2, dan cara menghadapi serigala

Menurut saya, ini waktunya kita sebagai Tubuh Kristus harusnya memperlengkapi setiap "domba-domba" Allah supaya siap menghadapi serigala.. dengan segala yang ada di dalam battlegroundnya!
Mari bangun dan bangkit!
Bergandengan tangan, saling menguatkan, saling melindungi, saling mendoakan, saling memperlengkapi!

Beberapa waktu lalu sehabis gathering kfn barat, ada beberapa hal yang Tuhan taruh utk 7 pintu ini..
1. Kita hrs membangun keluarga di setiap gunung ini supaya bisa kuat sewaktu bergerak
2. Membangun keluarga = Membangun pemerintahan kerajaan Allah.. ini berbicara ttg hikmat mengaplikasikan pesan rohani menjadi jasmani, atau menghasilkan gagasan atau bahkan kebijakan/keputusan yg  surga sudah putuskan utk 7 gunung..
3. 7 gunung ini hrs menjadi jala untuk menjangkau jiwa2 kepada Kristus..

Lance wallnau berkata, peperangan rohani (dan jasmani dalam bentu ide gagasan dll -ini saya pribadi tambahkan) bukanlah sebuah opsi atau pilihan, tapi keharusan dan sebuah kepastian!
Maka dari itu mari kita  gereja sebagai tubuhNya bersiap2 ladang sudah menguning dan siap untuk dituai!

Yoel 3:9-16 (TB)  Maklumkanlah hal ini di antara bangsa-bangsa: bersiaplah untuk peperangan, gerakkanlah para pahlawan; suruhlah semua prajurit tampil dan maju!
Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: "Aku ini pahlawan!"
Bergeraklah dan datanglah, hai segala bangsa dari segenap penjuru, dan berkumpullah ke sana! Bawalah turun, ya TUHAN, pahlawan-pahlawan-Mu!
Baiklah bangsa-bangsa bergerak dan maju ke lembah Yosafat, sebab di sana Aku akan duduk untuk menghakimi segala bangsa dari segenap penjuru.
Ayunkanlah sabit, sebab sudah masak tuaian; marilah, iriklah, sebab sudah penuh tempat anggur; tempat-tempat pemerasan kelimpahan, sebab banyak kejahatan mereka.
Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, sudah dekat hari TUHAN di lembah penentuan!
Matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya.
TUHAN mengaum dari Sion, dari Yerusalem Ia memperdengarkan suara-Nya, dan langit dan bumi bergoncang. Tetapi TUHAN adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya, dan benteng bagi orang Israel.

Jadilah kuat dan berani dalam Tuhan! Gbu all!

Rabu, 14 Oktober 2020

Percaya, lewati prosesNya dengan baik!

 Shallom semua, bagaimana kabarnya teman2 dan keluarga kerajaan dimanapun berada? Saya berdoa supaya tubuh jiwa roh kita semua baik2 saja bahkan penuh sukacita dan damai sejahtera dari Allah!


Hari ini ada pesan kuat yang Tuhan taruh didalam hati, tentang bagaimana kita ketika kita harus melewati proses yang Tuhan ijinkan terjadi atas hidup kita...

Tentu kisah hidup Ayub adalah salah satu kisah yang sangat luar biasa yang Tuhan berikan kepada kita, supaya kita dapat belajar atasnya..

Kita tidak akan bahas semua, karena sangat panjang dan akan memerlukan banyak alat untuk membantu kita menyelidikinya satu2..

Tiba2 Tuhan bawa kepada satu perikop,

Ayub 42:1-6 (TB)  Maka jawab Ayub kepada TUHAN:
"Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.
Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui.
Firman-Mu: Dengarlah, maka Akulah yang akan berfirman; Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku.
Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

Ini adalah perkataan Ayub, yang sebelumnya mengalami pergulatan yang cukup kuat terhadap proses hidupnya..

Garis bawahi ketika ayub akhirnya menyadari bahwa dia salah dalam merespon proses dari Tuhan..

Ayub 42:3 (TB)  Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui.

Ayub "sok tahu" tentang Tuhan, tentang dirinya, tentang prosesnya!

Tentu diawal kitab ini kita bisa temukan bagaimana memang pergumulan dan proses yang dialami ayub adalah sesuatu yang sangat berat! Sangat berat!

Baik fisik, maupun jiwa ayub mengalami tekanan yang begitu dasyat, Tuhan ijinkan ini terjadi..

Bagaimana secara materi semua habis, anak2nya mati, istrinya dan sahabat2nya mengutukinya dst..

Tekanan kuat ini membuat ayub mempertanyakan Tuhan, bahkan sempat menyesal telah lahir kedunia,

Ayub 3:3, 7, 11-13 (TB)  "Biarlah hilang lenyap hari kelahiranku dan malam yang mengatakan: Seorang anak laki-laki telah ada dalam kandungan.
Ya, biarlah pada malam itu tidak ada yang melahirkan, dan tidak terdengar suara kegirangan.
Mengapa aku tidak mati waktu aku lahir, atau binasa waktu aku keluar dari kandungan?
Mengapa pangkuan menerima aku; mengapa ada buah dada, sehingga aku dapat menyusu?
Jikalau tidak, aku sekarang berbaring dan tenang; aku tertidur dan mendapat istirahat


Seberapa banyak dari kita, bahkan saya sendiri pernah (bahkan dibeberapa kasus kadang ketika hal berat terjadi masih sering melakukan ini) melakukannya?

Bagaimana respon Tuhan terhadap sikap ayub ini menarik sekali,

Ayub 40:6-8 (TB)  (40-1) Maka dari dalam badai TUHAN menjawab Ayub:

(40-2) "Bersiaplah engkau sebagai laki-laki; Aku akan menanyai engkau, dan engkau memberitahu Aku.

(40-3) Apakah engkau hendak meniadakan pengadilan-Ku, mempersalahkan Aku supaya engkau dapat membenarkan dirimu?

Tuhan menyadarkan ayub! Karena ayub membenarkan dirinya!

Mari kita belajar dari kisah ini, dimana Tuhan mengajari kita, untuk kita tidak menyalahkan keadaan, menyalahkan orang lain, tidak menyalahkan diri sendiri, bahkan tidak menyalahkan Tuhan!

Seberapa banyak dari kita seringkali sok tahu dan malah jatuhnya membuat kita menyalahkan banyak hal!

Biarlah kita semeleh, berdamai dengan keadaan yang kita hadapi, sertamenghadapi setiap proses yang kita alami, justru kita menginsafi bahwa lewat ini semua Tuhan akan membawa kita pada setiap Tujuan ilahi yang Tuhan sudah tetapkan untuk kita!

Saya juga pernah mengalami kondisi tidak enak dimana saya harus mengurusi mamah yang sakit selama beberapa tahun.. sampai makan saja sulit!

Tentu belum sampai seperti ayub, tapi memang himpitan dan tekanan kehidupan begitu kuat..

Tapi disana Tuhan mengajari untuk lewati saja prosesnya, dan percaya Tuhan memberi kekuatan dan penghiburan melewati semua dengan baik..

Lewat proses ini, saya bisa semakin dewasa dan dapat mengambil keputusan-keputusan sesuai dengan kehendak Tuhan..

Ayub 42:3-5 (TB)  Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui.
Firman-Mu: Dengarlah, maka Akulah yang akan berfirman; Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku.
Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.

Puji Tuhan akhirnya ayub menyadari semuanya dan bertobat.. sehingga justru Tuhan memberkati ayub dengan luar biasa..

Teman2 dimanapun berada saya berdoa supaya kita semakin kuat dalam mengikut Kristus.. melewati semua proses dengan baik dan benar..

Gbu all!

Selasa, 13 Oktober 2020

Mengendalikan lidah! Berkuasa atasnya!

 Shallom semua, puji Tuhan untuk setiap penyertaanNya yang selalu sempurna atas setiap kita semua dimanapun berada!


Hari ini saya mau berbagi tentang bagaimana lidah (perkataan) kita sangat penting..

Memiliki kuasa untuk membangun dan merobohkan!

Lihat,

Yakobus 3:5-6, 8-11 (TB)  Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar.
Lidah pun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.
tetapi tidak seorang pun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan.
Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah,
dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi.
Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama? "

Bagaimana dikatakan Firman ini, lidah kita mengambil bagian yang sangat signifikan, lewat setiap perkataan-perkataan yang diucapkan olehnya..

Bahkan dikatakan dapat menodai seluruh tubuh kita!

Lihat juga dan bandingkan dengan ini,

Roma 10:9-10 (TB)  Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Bagaimana, mulut kita, lidah kita, perkataan kita memang sangat penting dan signifikan, membawa kita kemana!

Lihat juga konteks sewaktu bangsa israel akan memasuki tanah kanaan,

Bilangan 13:31-33 (TB)  Tetapi orang-orang yang pergi ke sana bersama-sama dengan dia berkata: "Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita."
Juga mereka menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka, dengan berkata: "Negeri yang telah kami lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua orang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi perawakannya.
Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami."

10 pengintai membawa kabar (perkataan) yang melemahkan bangsa israel, ini efeknya,

Bilangan 14:1-2 (TB)  Lalu segenap umat itu mengeluarkan suara nyaring dan bangsa itu menangis pada malam itu.
Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka: "Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini!
Perkataan yang salah bisa meruntuhkan iman seseorang, bisa membuat orang kehilangan harapan, bisa membuat orang salah jalan, bisa membuat orang kehilangan nyawa!

Hari ini saya diajari Tuhan, bahwa mulut kita, perkataan yang kita ucapkan itu sangat mempengaruhi atmosfer yang ada!

Dalam konteks yakobus tadi, dengan mulut yang sama kita menyembah Tuhan, tp dengan mulut yang sama kita mengutuki manusia yang segambar dan serupa dengan Tuhan!

Bukan berarti kita menjadi orang munafik dan menutupi segala kesalahan, kelemahan, atau keburukan, bukan itu!

Tapi kita lebih harus bisa memilih dan memilah, kata apa yang akan kita gunakan, kepada siapa kita berbicara, waktunya kapan dll..

Supaya mulut kita, lidah kita dipakai Tuhan untuk menghidupkan! Bukan mematikan! Membangun! Bukan meruntuhkan! Menyembuhkan! Bukan menyakiti!

Yesaya 61:1-2 (TB)  Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara,
untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung, 

Perhatikan kalimat-kalimat ini menyampaikan kabar baik! Memberitakan pembebasan! Memberitakan tahun rahmat Tuhan!
Mari kita lebih dewasa, lebih selektif dalam mengeluarkan setiap kalimat dari dalam mulut kita! Kuasai lidah kita! Jangan biarkan justru lidah kita membawa kita maupun orang disekitar kita pada kematian!

Terimakasih semoga memberkati!
Selalu ada harapan! Selalu ada kasih Tuhan!

Gbu all!