Senin, 15 April 2013

panggilan untuk membangun tembok!

ketika saya berdoa beberapa hari yang lalu sebelum membawa Firman Tuhan di rally colomadu dan kartasura kapan hari, tiba2 Tuhan beri pewahyuan mengenai kisah nehemia..
cerita ini sudah sering kita dengar, tapi ada beberapa point yang God taruh di hati saya...

1. Tuhan menggetarkan hati nehemia untuk membangun tembok Yerusalem, padahal bait suci Allah sudah terbangun pada masa Zakharia dan Hagai! kenapa??

ketika mendengar berita mengenai Yerusalem dan keadaan penduduknya didengar oleh Nehemia, bukan yang lain yang dia kerjakan, tapi terduduk, menangis dan bersyafaat! ini hati Tuhan! ketika Yesus diutus oleh Bapa ke dunia hanya hanya dengan 1 misi Save the lost! selamatkan SEMUA ORANG! artinya hati Tuhan adalah jiwa2 dan people orangnya!
Tuhan mengajari Nehemia untuk tidak egois, dengan keadaan yang nehemia punya (sebagai juru minum raja,uang, kekuasaannya) dia bisa saja tidak mau untuk memikirkan orang lain, tapi God ajari, bahwa tidak cukup hanya memikirkan diri sendiri (hub pribadi dgn Tuhan, dan mikirkan kebutuhannya sendiri) tapi mulai beranjak untuk memikirkan orang lain!
kenapa tembok dan pintu gerbang??
sebuah kota dan negara pada saat itu, apabila tidak ada tembok dan pintu gerbangnya maka akan mudah diserang dan ditaklukan musuh, dijarah dll..
yg Tuhan mau kita membangun Tembok dan pintu gerbang untuk komunitas kita! sekolah, tempat kerja, keluarga, gereja dan komunitas kita yang lain sedang dalam keadaan bahaya! apabila tidak ada orang yang berdoa syafaat dan membangun tembok guna melindungi mereka dari serangan musuh! inagt peparangan kita bukan melawan darah dan daging tapi penghulu2 udara! dan mereka (musuh) separti singa yang berkeliling, arti nya mencari celah pada tembok dan pintu gerbang setiap komunitas untuk mencuri, membunuh dan membinasakan! dibutuhkan org2 yang mau berdiri untuk melindungi mereka! and God choose YOU!

2. banyak hal yang sebenarnya membuat Nehemia tidak fokus

ternyata langkah untuk mau dipakai Tuhan membangun tembok dan gerbang Yerusalem ini baru langkah awal, karena setelah itu, nehemia mengalami banyak tantangan, mulai dari tembok yang begitu besar (panjang kira2 4000km, tinggi 12 m, lebar 3 m dalam tempo 52 hr), dengan sedikit orang (karena tidak semua bangsa israel mendukung), ditentang+ditakut2i ( tobia, gesyem, sanbalat)...
tapi yang paling hebat dalam kisah ini adalah ketika di pasal 6 ayat ke 9 itu bukti yang luar biasa bagaimana Nehemia tau benar bahwa Allah yang mengutusnya, maka ia tetap melakukannya! fokus yang jelas dan kekuatan dari Allah yang akan membuat kita bertahan dan menyelesaikan tembok serta pintu gerbang kita!

3. Tangan Allah yang menguatkan!

dalam bahasa inggris Nehemia 6:9 mengatakan : ....tapi Tangan Allah yang kan menguatkan aku!
ini menunjukan bahwa Allah yang menyuruh nehemia, maka Dia yang akan memberi kekuatan! haleluya!





mari mulai melangkah! berjalan membangun tembok dan pintu gerbang utk setiap komunitas! salam kegerakan! Yesus Tuhan!

Rabu, 03 April 2013

Kristus menjadi pusat dari segala sesuatu

Saya mau share tentang apa yg Tuhan taruh di hati saya.. 

Kol 2:6-7

"Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia..."

Versi Alkitab the Gideons "So, as you accepted Christ Jesus as lord, live in union with Him, rooted and build up in Him..


1. Live in union with Him.. hidup tetap didalam Dia, apapun yg terjadi kita telah di tebus dan harganya telah lunas dibayar Yesus.. waktunya memberikan kepada Tuhan apa yg kita punya... Dia tidak minta banyak di hidup kita, tapi Tuhan minta semua...

2. Kata rooted and build up in Him ini yg mengusik hati saya, bukankah ini berarti berakar dan di bangun di dalam Dia? Jadi bukan berada diluar Kristus, dan dengan hikmat kita.. Jd apa yg kita kerjakan harus berpusatkan Yesus, penuh dgn Yesus, dgn cara Yesus dan utk Yesus! Seringkali dalam pelayanan kita, kita menggunakan banyak metode dan strategi utk melakukannya.. Sehingga hasilnya malah di batasi oleh pikiran, peraturan dan argumen kita.. Di pasal 2 dan 3 ini kita di ajari utk bergantung pada "Kepala" dr segala sesuatu yakni Yesus sendiri.. Jgn bergantung pada kemampuan kita, org lain (mentor,teman sekerja, bpk rohani sekalipun!) Tapi mulai andalkan Tuhan, dibangun dan berakar didlm Dia..



GBU Salam kegerakan!

Jumat, 29 Maret 2013

Belajar Alkitab 1 ----> Kesepakatan mencapai Kehendak Allah

Filipi 2 : 1-7
"karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini :hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan...", "hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus...", " ..yang telah mengosongkan diri-Nya sendiri.."
Filipi 2:2 ; Filipi 2:5 ; Filipi 2:7


hari ini yang saya tangkap bagaimana Allah memanggil kita tidak hanya untuk sampai di pertobatan, melainkan ke next level yakni sampai pada panggilan dan tujuan Allah tergenapi dalam hidup kita.
ternyata masalah kesehatian, se-sikap, se-pikiran, se-tujuan ini mendapat perhatian khusus oleh Paulus, supaya kehendak Allah digenapi dalam setiap pribadi, komunitas, dan bahkan bangsa ini! kenapa?

1. The Gideons dalam terjemahan bahasa Inggris nya mengatakan "then make my joy complete by being in agreement, having same love, being united in spirit, having same attitude.." ( ay.2 ) ini berbicara tentang tidak hanya memiliki kesepakatan dalam pemikiran, melainkan juga dalam sikap, etos kerja, cara hidup, pengambilan keputusan (agreement, love, united spirit, attitude). untuk mencapai titik ini, setiap pribadi harus hidup dengan tuntunan Roh Kudus, sehingga nilai2 dalam suatu komunitas menjadi sama (Kingdom Culture). maka dalam ayat ke 5 paulus mengatakan menaruh pikiran dan perasaan dalam Kristus, What Would Jesus do? ini pertanyaan yang harus selalu ada dalam setiap pribadi didalam setiap komunitas. "Let this mind be in you which was also in Christ Jesus..." ( The Gideons) ini kalimat aktif, yang dilakukan terus menerus, jadi pembaharuan pikiran dan perasaan ini harus terjadi berulang kali, dan setiap hari dengan tuntunan Roh Kudus (lihat Roma 12:2).
tidak ada cara lain untuk bisa mencapai keselarasan ini selain, memakan Firman Tuhan setiap hari untuk menaruh pikiran kita dalam Kristus (lihat Mazmur 119:9-10), dan meminta tuntunan Roh kudus (lihat Yohanes 16:7-13)


2. Kalimat mengosongkan diri ini dalam Alkitab terjemahan bahasa Inggris The Gideons "emptied Himself..", dalam KJV "Made Himself of no reputation", dalam bahasa Yunani kenosis dari akar kata kenoo/kenoun artinya to make empty
kalimat aktif untuk membuat sengaja diriNya yang adalah Tuhan dan raja diatas segala raja memilih (dengan sadar) untuk melepaskan hakNya..
jadi untuk mencapai kesepakatan, kesehatian, kesatuan visi ini setiap pribadi dalam komunitas harus merelakan haknya, untuk kepentingan yang lebih besar yakni mencapai Visi ilahi, Kerajaan Allah datang KehendakNya jadi!




mari mulai berjalan bersama untuk mencapai visi ilahi ini... sampai Indonesia penuh kemuliaan Tuhan! haleluya! Yesus Tuhan terjadi atas setiap pribadi, keluarga, komunitas, gereja, sekolah, dan bangsa ini!
salam pergerakan! GBU :)