Sabtu, 12 September 2026

Memasuki Pey Zayin 5787

Shallom keluarga Kerajaan Allah yang saya kasihi dimanapun berada!

Saya mau sedikit berbagi apa yang Tuhan taruh di dalam hati saya terutama memasuki Rosh Hasanah Tahun pey zayin 5787, sepanjang doa malam saya mendapatkan Rhema mengenai tahun mulut (pey), dan pedang (zayin) ini.

Yeremia 1:4-12 (TB) Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya: 

"Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa." 

Maka aku menjawab: "Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara, sebab aku ini masih muda." 

Tetapi TUHAN berfirman kepadaku: "Janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapa pun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi, dan apa pun yang Kuperintahkan kepadamu, haruslah kausampaikan. 

Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, demikianlah firman TUHAN." 

Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu. 

Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam." 

Sesudah itu firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya: "Apakah yang kaulihat, hai Yeremia?" Jawabku: "Aku melihat sebatang dahan pohon badam."

Lalu firman TUHAN kepadaku: "Baik penglihatanmu, sebab Aku siap sedia untuk melaksanakan firman-Ku." 

Yeremia dipanggil Tuhan uqntuk menjadi nabi bagi bangsa-bangsa, ternyata ini berkaitan langsung dengan "perkataan" yang dilepaskan kepada bangsa-bangsa, dengan pesan jelas dari Tuhan untuk mencabut, merobohkan, membinasakan, meruntuhkan, membangun, dan menanam!

1. Tuhan mengenal dan memanggil Yeremia sejak kandungan ibunya.. Tuhan mengenal dan memanggil kita untuk menjadi suara kenabian atas keluarga, sekolah, kampus, kota dan bangsa kita! Jangan ragu lagi akan identitas kita! Bukan berdasarkan apa yang kita lakukan, berdasarkan siapa kita dalam Tuhan!

2. Tuhan menjamah mulut Yeremia, sama seperti ketika Yesaya dipanggil Tuhan maka Tuhan pertama-tama menguduskan mulutnya (Yesaya 6:7), hal ini berarti sangat penting karena mulut yang didalamnya ada perkataan adalah sesuatu yang berbahaya ketika seorang nabi tidak menjaga bisa membuat sebuah bangsa (keluarga, ministry, sekolah, kampus, pekerjaan, kota dll) tidak sampai pada purpose atau kehendak Allah. Yakobus bahkan membahas khusus mengenai hal ini, yang oleh LAI dijadikan 1 perikop tersendiri (Yakobus 3:1-12), Yesus sendiri juga memperingatkan tentang hal ini (Matius 15:18-20) yang keluar dari mulut bisa menajiskan hidup seseorang! Bukan hanya hidup satu orang, tetapi apabila seorang nabi salah berkata maka satu bangsa bisa berbelok! ini benar-benar berbeda dengan apa yang kita pikirkan, selalu kita pikirkan bahwa nubuatan itu tidak boleh negatif, tidak boleh menjatuhkan dll, ada satu kisah menarik ketika Mikha sedang dipanggil Tuhan dan bernubuat yang berbeda dari 400 nabi yang lain (2 taw 18:12-13). jadi memang Tuhan memanggil kita bukan hanya untuk mengatakan yang enak dan kita maui saja, tetapi kehendak Tuhan!

3. Kita harus berhati-hati menggunakan perkataan mulut kita karena dengan mulut yang sama kita mengatakan berkati dan kehidupan, tetapi dengan mulut yang sama kita membunuh, merobohkan dan menghancurkan yang salah! Menghancurkan harapan orang, meremukan kasih dan hidup orang dll! padahal kita harus menghancurkan dosa, menghancurkan kuasa gelap, menghancurkan ikatan2 dosa! Perhatikan perkataan kita! Jangan salah pilih musuh, jangan salah mengayunkan pedangmu!

4. Penuhi hidup kita dengan firman Allah! Karena yang keluar dari mulut berasal dari hati, kalau kita tidak memenuhi hidup kita dengan Firman Allah maka yang keluar selalu hal yang pahit dan tidak baik! Mazmur 119:42-48 (TB) supaya aku dapat memberi jawab kepada orang yang mencela aku, sebab aku percaya kepada firman-Mu. Janganlah sekali-kali mencabut firman kebenaran dari mulutku, sebab aku berharap kepada hukum-hukum-Mu. Aku hendak berpegang pada Taurat-Mu senantiasa, untuk seterusnya dan selamanya. Aku hendak hidup dalam kelegaan, sebab aku mencari titah-titah-Mu. Aku hendak berbicara tentang peringatan-peringatan-Mu di hadapan raja-raja, dan aku tidak akan mendapat malu. Aku hendak bergemar dalam perintah-perintah-Mu yang kucintai itu. Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan aku hendak merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. 

Terakhir dalam menjalani kehidupan jangan pernah Denial dengan keadaan kita! Memang ada fakta mungkin tidak baik, respon dengan benar, percaya Tuhan mampu mengubahkan!

Yeremia 5:30-31 (TB) Kedahsyatan dan kengerian terjadi di negeri ini: 

Para nabi bernubuat palsu dan para imam mengajar dengan sewenang-wenang, dan umat-Ku menyukai yang demikian! Tetapi apakah yang akan kamu perbuat, apabila datang kesudahannya? 

Saya berdoa supaya kita bisa memasuki pey zayin dengan pertobatan yang dalam dan memasuki musim yang luar biasa bersama Tuhan, pembalikan keadaan akan terjadi untuk kita pribadi, keluarga dan bangsa kita! Mari terus berdiri menjadi imam dan raja atas bangsa kita!

God bless you all! 

(PAR)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar